Dirjen PPKL-KLHK beri lampu hijau perluasan lahan TPA Kota Batu

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK RI. Mr Karliansyah, memberi tanggapan positif terkait rencana Pemkot Batu untuk menambah luasan lahan TPA Tlekung, dengan memanfaatkan lahan milik perhutani seluas 1,8 hektare. Namun hal itu harus melalui proses tahap persetujuan dari pihak perhutani maupun Kementrian LHK.

Dirjen PPKL-KLHK beri lampu hijau perluasan lahan TPA Kota Batu

agropolitan.tv - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK  RI. Mr Karliansyah, memberi tanggapan positif terkait rencana Pemkot Batu untuk menambah luasan lahan TPA Tlekung, dengan memanfaatkan lahan milik perhutani seluas 1,8 hektare. Namun hal itu harus melalui proses tahap persetujuan dari pihak perhutani maupun Kementrian LHK.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Batu berencana memperluas lahan TPA Tlekung, Kota Batu dengan memanfaatkan lahan milik perhutani seluas 1,8 hektare. Namun hal itu harus melalui proses tahap persetujuan dari pihak perhutani maupun Kementrian LHK.

Saat meresmikan IPAL Domestik di Desa Pesanggrahan Kota Batu, Kementerian LHK melalui Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Mr Karliansyah mengatakan, perluasan lahan  TPA sangat diperlukan apabila terjadi penumpukan sampah dan tidak bisa teratasi lagi. Penentuan lahan juga sangat penting, dan tidak boleh menggunakan lahan observasi.

            Kalau memang perluasan lahan ini tidak disalah gunakan, yang jelas akan kita bantu terkait persetujuannya. Selama lahan itu bukan lahan observasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso menambahkan, perluasan lahan TPA Tlekung sengaja dilakukan karena disebabkan kunjungan wisatawan di Kota Batu pada tahun 2019 mencapai 7 juta. Hal itu mengakibatkan angka penimbunan sampah di Kota Batu meningkat mencapai 90 ton. Lantaran tumpukan sampah itu menjadi sulit teratasi. Salah satunya dikarenakan sampah yang dihasilkan dari masyarakat maupun wisatawan terus menumpuk hingga tahun ini.

            pemerintah Kota Batu sudah berkoordinasi dengan pihak perhutani terkait perluasan lahan TPA Tlekung dengan memfungsikan lahan milik perhutani. Ini tinggal menunggu MOU dengan pihak Perhutani.

Diketahui, sel sampah yang ada di TPA Tlekung luasnya 9000 meter dan luas total mencapai 5 hektare. Kepala DLH Kota Batu, Aries Setyawan mengungkapkan, perluasan TPA Tlekung dengan memfungsikan lahan milik Perhutani tersebut diperlukan anggaran rp 80 juta. Perluasan diperlukan untuk menambah sel sampah. Perluasan lahan TPA Tlekung ke sisi barat agar bisa diterapkan sanitary landfill.

 

 

ary punka aji atv melaporkan…